Hallo, para kicaumania khususnya pencinta burung murai batu. Minggu, 29 Juni 2025 ada event yang hadir di Kota Jogja yaitu SMM Annivesary 5 tahun, sebuah EO lomba burung murai batu terbesar di Indonesia yang memiliki reputasi serta pengalaman luar biasa dalam mengadakan perlombaaan burung di Indonesia.

lomba murai batu jogja oleh smm
EO SMM Murai Batu Terbaik – Lomba Murai Batu Jogja
Murai batu merupakan sebuah burung yang cukup menjadi idola serta primadona saat di lombakan. Burung ini memiliki karakteristik kicau yang variatif bahkan bisa diisi dengan isian suara jenis burung-burung lainnya
Sejarah Murai Batu
Burung Murai Batu (Copsychus malabaricus), dikenal juga sebagai White-rumped Shama, adalah salah satu burung kicau paling populer di Asia Tenggara, terutama di Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Burung ini terkenal karena suara kicauannya yang merdu, variasi lagu yang banyak, serta penampilannya yang elegan.
Berikut adalah sejarah dan asal-usul burung Murai Batu secara lebih lengkap:
🔹 Asal Usul dan Persebaran
Burung Murai Batu berasal dari wilayah tropis Asia Selatan dan Tenggara. Penyebarannya meliputi:
-
India bagian barat dan selatan
-
Sri Lanka
-
Myanmar
-
Thailand
-
Malaysia
-
Indonesia (terutama di Sumatra, Kalimantan, dan sebagian Jawa)
Di Indonesia, Murai Batu paling terkenal berasal dari:
Baca Juga : Jasa Bersih Rumah Jogja by JOgclean
-
Murai Batu Medan (Sumatra Utara) – dikenal dengan ekor panjangnya.
-
Murai Batu Aceh dan Nias – suara kuat dan variasi lagu banyak.
-
Murai Batu Kalimantan – suara nyaring, ekor pendek.
🔹 Nama dan Klasifikasi Ilmiah
-
Nama ilmiah: Copsychus malabaricus
-
Famili: Muscicapidae (keluarga burung cacing/pengicau)
-
Nama lain: White-rumped Shama (bahasa Inggris)
🔹 Peran dalam Budaya dan Hobi
-
Lomba Burung Berkicau: Murai Batu sangat populer dalam kompetisi burung karena kemampuannya menirukan berbagai suara dan stamina kicauan yang kuat.
-
Simbol Prestise: Memiliki Murai Batu berkualitas tinggi dianggap sebagai prestise di kalangan penghobi burung.
-
Ekonomi: Burung ini memiliki nilai jual tinggi, apalagi jika berasal dari trah juara atau ekor panjang (misalnya 25–30 cm).
🔹 Ancaman dan Konservasi
Populasi Murai Batu di alam liar mengalami penurunan karena:
-
Perburuan liar untuk dijual sebagai burung peliharaan.
-
Penghancuran habitat seperti hutan tropis.
Akibatnya, di beberapa negara (termasuk Indonesia), burung ini mulai dilindungi secara hukum. Pemerintah mendorong:
Jasa Bersih Kost Jogja by GOodClean
-
Penangkaran legal
-
Pelatihan pemeliharaan yang etis
🔹 Fakta Menarik
-
Murai Batu jantan lebih sering berkicau dan memiliki suara lebih bervariasi dibanding betina.
-
Seekor Murai Batu bisa menirukan suara burung lain, bahkan suara manusia atau suara alam seperti air mengalir.
-
Burung ini sangat teritorial; jantan akan agresif terhadap burung jantan lain di wilayahnya.
Kalau kamu tertarik untuk tahu sejarah Murai Batu Medan, atau ingin info tentang cara membedakan Murai Batu asli dan hasil penangkaran, aku bisa bantu juga!
Yuk Ikuti Lomba Murai Batu jogja Sekarang Juga
Jika anda teratrik tentang info lomba murai batu silahkan simak di akun resmi SMM. Terima kasih